Pukul 23. Baru saja pulang, cari taman. Tapi tidak ada. Ya, mana ada taman di BSD. Yang mirip pinggir pantai di Ternate katanya, hahah lucu, apalagi pantai. Jadi kami ke The Breeze, parkir, lalu main ludo sambil menghabiskan jajanan. Anak-anak sudah tidur jadi kami bisa pergi berdua saja.
Di kamar, dia memelukku erat
"Kesayangan aku ini"
"Hehehehe" Aku tersipu malu. Seperti biasanya. Waktu waktu yang banyak dihabiskan untuk membahas anak anak membuatku tetap tersipu malu ketika dia memanjakanku, gestur gestur kecil yang bisa membuat senyum seharian penuh. Walau sudah dua tahun lebih berlalu.
"Jadi mau bangun sahur jam berapa?" Aku melanjutkan pertanyaanku sambil mendongak, masih dalam jangkauan rangkulannya
"Ya jam 3 jam 4 juga gapapa, cuma tinggal menghangatkan nasi gorengnya saja to? Ayang mau bangun?" Dia menunggu konfirmasiku, pandangannya teduh
"Mmmmmmmm.. Iya. Hehhehe"
Tidak lama kami tertawa bersama. Dia tau sekali, aku susah bangun jam segitu. Makanya dia lebih pilih bungkus nasi goreng malamnya hahaha.
Besok dia harus puasa untuk persiapan MRI :)
No comments:
Post a Comment